daun

Saturday, 26 January 2019

TANGISKU DI DERASNYA HUJAN

Pagi ini dia pergi ke tempat kerja (katanya)..
aku sebenarnya tidak menginginkannya pergi, karna aku tau dia ingin waktu untuk menjelaskan kepada wanitanya....
Tapi aku mencoba ikhlas melepasnya pergi, mencoba berhusnudzon.....
Untuk apa aku menahannya disini bila hatinya bukan disini.....
Karna aku tau HATI TIDAK BISA DI PAKSAKAN....

Beberapa menit kemudian aku menelponnya karna ada hal yang aku ingin bicarakan di luar masalah ini.....
Ternyata, motornya mogok di jalan....
Segera aku meminjam motor di bulekQ....
Gerimis mulai turun bajuku basah di jalanan.....
Setelah bertemu dengannya, aku naik motornya dan motorQ dipakai buat mendorong motornya.....

Sepanjang perjalanan aku masih membicarakan tentang wanita itu.....
Dia hanya terdiam....

Setelah hampir sampai tempat kerjanya,kita ketemu dengan keponakannya....
Akhirnya dia melanjutkan dengan didorong keponakannya....

Dan aku berputar balik untuk pulang.....
Sebenarnya aku tidak memiliki rasa terlalu sedih kamarin2 karna aku sudah mempersiapkan hatiku untuk hancur.....

Hujan mulai turun semakin deras.....
Tapi entah mengapa semakin jauh aku meninggalkannya.....
Hati ini semakin sesak,
sudah tak mampu menahan linangan air mata yang semakin lama semakin deras menetes.....
Dalam derasnya hujan air mataku semakin deras menetes....
Hujan mulai membasahi sekujur tubuhku....

Air mataku tak henti2nya mengalir di sapu derasnya hujan.....
Hatiku hancur....tersayat2 pengkhianatan....
Hatiku hancur....separuh hatinya belum mampu melupakannya.....
Hatiku hancur....perkawinanku menjadi seperti ini...
Hatiku hancur....karna kecewa....kecewa yang begitu mendalam.....

Dalam hujan ini ingin rasanya aku meluapkan semua perasaan ini....
Yang semakin lama kupendam, semakin menyesakkan dada ini.
Dalam hujan ini ingin rasanya aku berteriak melepaskan gundah di hati....
Yang tak mampu lagi aku sembunyikan.

MASIH MENUNGGU KEPUTUSAN DI HARI SENIN 28/01/2019.



Semoga happy ending

No comments:

Post a Comment